Rabu, 5 Ogos 2009

WAJAH KEKASIH~

Ku menyaksikan dedaun kekeringan~
Gugur ke bumi gersang tiada penghuni~
Tiada mentari awan kesuraman~
Bagaikan waktu yang terhenti~

Ku menyaksikan seraut wajah cinta~
Yang kehampaan tiada lagi bermaya~
Kini kehilangan sebuah harapan~
Bagaikan cinta yang terkubur~

Adakah mungkin untukku menghindari~
Gurisan kasih luka di hati~
Jiwaku resah apakah kesudahan~
Kecewa atau pun bahagia~

Ku yakinkan diri demi rinduku~
Penawar hanya dari wajah kekasih~
Walaupun rintangan datang menduga~
Ku tempuhinya kerna cinta membara~

Ooo..

Mimpi yang terindah jelmalah dalam nyata~
Wajah wajah kekasih~

Adakah mungkin untukku menghindari gurisan kasih luka dihati~
Jiwaku resah apakah kesudahan~
Kecewa ataupun bahagia~

Ku yakinkan diri demi rinduku~
Penawar hanya dari wajah kekasih~
Walaupun rintangan datang menduga~
Ku tempuhinya kerna cinta membara~

Ooo..

Mimpi yang terindah jelmalah dalam nyata~
Wajah wajah kekasih~

Ku mengharapkan ikatan kemesraan antara kita terlaksana jua~
Walaupun rintihan dalam kekaburan ku yakin padamu~

Oh tuhan~

Tiada ulasan:

Catat Ulasan